Wednesday, October 8, 2014

Twitter Client

Social Media menjadi suatu bagian gaya hidup yg mungkin tidak terpisahkan dalam kehidupan modern saat ini.

Saya sendiri juga salah satu penggunanya.

Social Media, bisa diakses melalui jaringan internet komputer maupun smartphone...ada social media yg hanya bisa diakses melalui smartphone saja, ada juga yg bisa melalui keduanya.

Tapi ada kalanya sosial media lebih nyaman digunakan menggunakan aplikasi di smartphone.

Twitter

Twitter merupakan salah satu social media yg penggunaannya lebih nyaman dalam aplikasi smartphone dibandingkan dengan membuka web-nya di komputer.

Sejak pertama kali menggunakan smartphone dengan os android, saya telah mencoba berbagai aplikasi twitter client, berganti model smartphone maka saya pun berganti twitter client.

Saya ingat android pertama saya, samsung galaxy young...smartphone berukuran kecil namun cukup powerful dimasanya. Aplikasi twitter yg saya gunakan disini pertama kali adalah tweetcaster, aplikasi ini banyak sekali penggunanya dengan fitur2 yg lengkap maka tidaklah heran jika twitter client ini menjadi salah satu top list reviewer aplikasi twitter.

Sayangnya tweetcaster ini tak bertahan lama di samsung galaxy young saya...tampilan dan tombol2 yg terlalu meriah membuat sulit untuk menikmati cuitan timeline di layar 3inch.

Akhirnya saya beralih ke aplikasi twitter official, saya suka tampilan nya yg simple dan "bersih"...namun sayang...fitur yg terbatas membuat saya menguninstal aplikasi ini.

Kemudian saya mencoba aplikasi lain yg mungkin jarang didengar, twicca. Ukuran aplikasi yg kecil, tampilan yg sleek n clean...hanya terdapat 4 tombol transparan membuat saya jatuh cinta pada twitter client ini...fiturnya juga cukup lengkap, cukup lama saya menggunakan aplikasi ini, sampai suatu saat twicca mengeluarkan update terbarunya saat itu...menjadikan performanya tidak secepat saat sebelum update.

Akhirnya saya memutuskan mencari yg lain, janetter. Janetter memiliki ukuran yg kecil...kurang lebih sama dengan twicca, tidak sebaik twicca tetapi memiliki kecepatan update timeline yg sangat bagus...saya menggunakan aplikasi ini sampai saya berganti smartphone.

Ketika saya berganti smartphone dengan ukuran yg lebih besar Xperia L...maka batasan layar sudah menjadi tidak masalah...saya bisa saja menggunakan tweetcaster, tp tidak saya lakukan karena saya lebih suka tampilan yg simple.

Tadinya saya ingin kembali menggunakan janetter, tapi apa daya...twitter mengeluarkan policy baru yg menyebabkan janetter tidak dapat digunakan lagi...serta tak ada update untuk mengakomodir policy baru twitter.

Tidak butuh waktu lama untuk mencari pengganti janetter..., saya langsung menemukan Twidere...dan langsung cocok dengan tampilan dan fiturnya..., namun lagi2 karena performanya yg menurun saya berganti lagi... dan menemukan Plume...

Dulu sekali, saya sempat ingin mencoba plume, tapi karena keterbatasan layar saya mengurungkan keinginan itu. Akhirnya saya berkesempatan mencoba plume...dan ya, saya cocok dengan aplikasi ini.

Kini smartphone saya telah berganti, Xperia L saya telah berada di tangan user yg baru.

Saat ini saya menggunakan Nexus 5...

aplikasi twitter yg saya gunakan?

PLUME

:)

Monday, September 15, 2014

Its been a long time...

Sudah lama gak nulis...

Gettin lazy

Ada bahan tulisan tentang twitter client...but not for now..., i guess i'll write later on the next post.

Terakhir nulis bulan juni..., there's so much story to tell but i'm not really sure to tell it...

Saat ini saya cuma mengupdate blog ini...hanya sekedar memberitahu, i'm not dead...

:D

Saturday, June 21, 2014

Grey & Jingga -The Twilight- (Soundtrack)

Jadi begini, saya sedang gencar-gencarnya mengedarkan komik Grey & Jingga dan juga Soundtrack Grey & Jingga.

Setelah di postingan sebelumnya saya memperkenalkan mengenai komik Grey & Jingga, sekarang di postingan ini saya memperkenalkan Soundtrack dari komik ini.

Membicarakan Grey & Jingga tidaklah lengkap jika tidak disertai dengan musiknya, ya...komik ini memiliki soundtrack yg ditulis dan dinyanyikan sendiri oleh Sweta Kartika. Soundtrack ini terasa spesial tentu karena disesuaikan dengan adegan adegan yg ada dalam komiknya.

Ada 2 versi Soundtrack, yg pertama adalah versi Sweta Kartika yg dibawakan secara akustik yg dapat dinikmati di Soundcloud-nya. Terdapat 8 track Grey & Jingga yg dapat dinikmati yaitu:


1. Pangeran Kesepian
2. Intuisi Cinta
3. Patah Hati
4. Janji Masa Lalu
5. Jingga
6. Kekasih Masa Kecilku
7. Semenjak Ada

8. Kisah Cinta Senja Termanis

Fan-Made
Intuisi Cinta (Feat. 
Esa Pavlichenko)
Intuisi Cinta (Acapella Version by Esa Pavlichenko)
Kembali (by Hegra Soetrisno)
Semenjak Ada (Cover by Guinevere Tampi)
Semenjak Ada (Instrument Cover by 
Esa Pavlichenko)
Kisah Cinta Senja Termanis (FTV Version by Esa Pavlichenko)
Kisah Cinta Senja Termanis (Piano Version by Jevon JJ Jeremy)

Semua track tersebut easy listening...baik didengarkan untuk jiwa jiwa yg tersesat dalam kegelapan. Apalagi dibawakan secara akustik membuat soulnya lebih terasa.

Kekurangannya tentu saja pada recording...mendesis dimana mana...hahaha tapi tetap tidak mengurangi indahnya lagu kok :3. Di versi ini lagu favorit saya adalah Pangeran Kesepian

Itu tadi adalah versi pertama...sekarang versi kedua yaitu versi CD...yg mana dirilis bersamaan dengan diterbitkannya komik Grey & Jingga 11 Juni 2014. Dalam versi ini kita bakal menemukan 5 track yg telah diaransemen ulang. yaitu:

1. Pangeran Kesepian
2. Kisah Cinta Senja Termanis
3. Semenjak Ada

4. Hati Tak Bertuan
5. Kisah Cinta Senja Termanis (Accoustic Version)

Preview lagu dan Promo


Semua track disini sangat sangat sangat easy listening serta dinyanyikan dan diaransemen ulang dengan sangat apik oleh teman teman ISI Yogyakarta RIRI, FAHZAR, YAVI, HUMALA, GALIH, RUBEN, THEMY, AKBAR.

Dengan recording baik, suara jernih, aransemen yg bagus, membuat 5 track ini terasa segar dan menyenangkan jika dibanding versi sebelumnya, dan juga lebih terasa aura "Grey & Jingga" nya :)))


Di versi ini lagu favorit saya adalah Semenjak Ada, "lho kok ganti?", jadi begini 5 track tersebut bagus...tapi ada 1 track yg menurut saya sendiri agak kurang dibandingkan dengan track yg lainnya yaitu track Pangeran Kesepian...ada terasa kekosongan dan jeda dalam lagu ini

Saya sendiri mencoba menanyakannya pada sang vokalis, ternyata mbak Riri pun mengakui agak kesulitan dalam membawakan lagu tersebut...dan juga katanya seharusnya ada suara dua dan tiga...saya ingin menawarkan suara saya tapi kemudian sadar suara yg saya tawarkan adalah suara kodok...

Meskipun saya mengatakan agak kurang namun sebenernya track tersebut tidak seburuk itu kok, masih tetap enak didengar...klo tidak enak didengar untuk apa saya beli 4CD dimana 3 CD untuk saya pribadi dan 1CD titipan teman hahahaha
Apakah layak untuk dibeli? 
Jika kalian menyukai musik ala Ten2Five maka jelas CD untuk kalian..., jika kalian menyukai musik ala Mocca maka tidak akan sulit bagi kalian untuk menyukai CD ini...atau bahkan menjadikan CD ini salah satu best buy kalian atau malah jadi Treasure Song.

"Kayaknya menarik nih..."
Klo kalian tertarik dengan CD ini bisa order dengan cara sebagai berikut:




Bagi yg berada diseputaran Jogja bisa menghubungi mbak Riri sang vokalis, saya menyarankan jika kalian ada waktu cukup luang...kalian langsung menuju ISI Yogyakarta, karena keterbatasan waktu mbak Riri dan jarak ke kota yg cukup jauh bagi seorang wanita. :D

bersama mbak Riri

ingat

"Dukunglah karya anak bangsa...yang bagus"

:D

SELAMAT MENDENGARKAN

Grey & Jingga -The Twilight- (Komik)


Jadi begini, saya sedang gencar-gencarnya mengedarkan komik Grey & Jingga dan juga Soundtrack Grey & Jingga.

Apa itu komik Grey & Jingga, Grey & Jingga itu adalah......komik.....*lempar pot bunga*

Tapi beneran, Grey & Jingga itu adalah sebuah komik...*siap siap lempar pot bunga*...yang digambar *ga jadi dilempar* dan ditulis oleh Sweta Kartika

Sweta Kartika sebelumnya telah membuat komik Maharaja Moksha bersama dengan Alex Irzaqi, kemudian The Dreamcatcher kemudian Wanara dan yg terbaru Nusantaranger


Komik Grey & Jingga sendiri berkisah tentang 2 orang mahasiswa/i yg sebenernya saling menyukai tapi mau ngomong "suka/cinta" aja kok susah...iya sesimple itu. "Yah klo sesimple itu dimana bagusnya..." eits tunggu dulu, inti ceritanya memang sesimple itu...tapi selalu ada twist dalam kisah percintaan...twistnya dimana?...ya itu tadi "ngomong suka/cinta aja susah amat" ....

...*hening*...

...*hening*...

Begini begini...saya juga susah ngejelasinnya ahahahaha...

saya coba kasih 2 halaman Grey & Jingga



Itu adalah beberapa halaman awal dari Grey & Jingga.
Jadi nantinya hal yg sesimple itu akhirnya malah memperumit hubungan mereka.

Beberapa hal yang membuat menarik komik ini adalah paneling-nya, sebagian besar komik ini menggunakan 5 panel pada tiap halamannya...dan 1 halaman memiliki cerita sendiri yg tidak terkait dengan halaman sebelumnya yg meski begitu ceritanya masih dalam satu nafas...*ngomong apaan sih*. Kemudian kisah didalamnya juga easy to relate dengan kehidupan cinta yg mungkin terjadi dalam anak muda sekarang. Komik ini juga memiliki soundtrack yg dinyanyikan dan dibuat oleh Sweta Kartika sendiri.

Grey & Jingga bukanlah cerita cinta menye menye atau yg penuh dengan drama macam sinetron/ftv,

Grey & Jingga merupakan cerita cinta yg ringan dengan "cubitan gemas" di tiap halamannya, manis tapi ga bikin eneg.

Komik ini dishare melalui facebook pribadi milik Sweta Kartika setiap hari Senin & Kamis tanpa henti *iya kayak puasa sunah* mulai 11 Oktober 2012 hingga 20 Januari 2014.

Komik Grey & Jingga -The Twilight- sudah tamat dan kemudian telah diterbitkan dalam bentuk buku tanggal 11 Juni 2014 oleh Gramedia/MnC dibawah bendera Koloni Komik seharga Rp.35ribu, ada sedikit perbedaan dengan versi onlinenya...dan tiap halamannya diberikan quote-quote yg menarik bagi kehidupan cinta kalian yg penuh bunga atau yg gundah gulana...ataupun yg sedang jomblo.

Bagi yg mau baca versi onlinenya bisa klik link ini "Grey & Jingga"

Klo males baca online ya beli versi cetaknya saja...sangat layak untuk dibeli kok :D

ingat

"Dukung karya anak bangsa...yang bagus"

hehehe.










NB: saat ini Grey & Jingga berlanjut kembali dengan judul Coffee 42

Twitter Sweta Kartika
Facebook Sweta Kartika
Soundcloud Sweta Kartika

Thursday, May 1, 2014

4 Lagu Yang Sering Di Dengar

Iya postingan kali ini tentang musik lagi...

Bosen...iya...gw yg nulis juga bosen...
tapi ya gimana...ini topik yg paling cepat gw tulis tanpa banyak mikir...yg bisa gw publish langsung...klo topik lain bisa ngendon lama di draft.

Kenapa ga diselesaikan aja yg ada di draft? kadang yg di draft itu tulisan aneh/berat/filosofis... yg mana butuh susunan kata, bahasa...yang enak dibaca....

Oke, jadi kali ini adalah lagu2 yg akhir2 ini sering gw puter di winamp...

1. Cody ChesnuTT - 5 On A Joyride
ini adalah lagu yg jadi bgm blog ini (saat ini)...ini lagu yg baru gw kenal gara2 running man episode 192... ini juga jad lagu yg menemani gw saat mandi malam...serius...

2. Adam Sandler - Grow Old With You
klo lagu yg ini...iseng aja nemu di dalam hdd... bingung kenapa ga pernah keputer di winamp...akhirnya diputer terus sekarang...ini soundtrack film the wedding singer...salah satu filmnya adam sandler yg bagus

3. Yamazaki Masayoshi - One More Time, One More Chance
Ini lagu soundtracknya film anime 5cm per second...ini film anime genre seinen mungkin ya...atau ditujukan untuk dewasa (bukan hentai tapi) tema drama percintaan...

4. Sweta Kartika - Pangeran Kesepian
Ini lagu theme song dari komik lokal Grey & Jingga dari creator yg sama, Sweta Kartika...komik strip yg rilis tiap puasa sunnah (senin kamis) tentang percintaan...gw sendiri belum pernah baca...hanya saja gw sudah pernah baca karya2nya yg lain.. Lagu ini lagu terakhir untuk komik ini...komik ini juga sudah tamat...bagi yg mau baca bisa ke link ini... Grey & Jingga